Headlines News :
Home » , , » Kegelapan Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016

Kegelapan Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016

Written By Gagak on Selasa, 01 Maret 2016 | 21.11

Pada saat gerhana matahari Semesta akan gelap sesaat walau sebenarnya surya sedang menerangi seperti biasanya. Peradaban zaman dahulu mempercayai gerhana matahari dianggap sebagai pertanda buruk dan dapat menimbulkan kepanikan. Mitos gerhana matahari dianggap sebagai pembawa kesusahan dan kegelapan.  

Dalam mitos di zaman modernpun beberapa percaya jika gerhana matahari bisa menyebabkan bahaya pada wanita hamil dan anak yang belum lahir. Ibu hamil dan anak kecil diharuskan untuk tetap di rumah selama gerhana berlangsung. Bahkan gerhana matahari di kaitan kan dengan politik. Dengan anggapan gerhana adalah pertanda buruk akan jatuhnya kekuasaan. Tahun 1962  gerhana matahari dikaitkan dengan kejatuhan Sukarno. Ternyata jabatan Sukarno sama sekali tak terpengaruh oleh gerhana. Ia masih menjabat presiden hingga 1967.  

Gerhana matahari banyak dihubungkan dengan mitos atau takhayul, sekarang semua bisa lebih terbuka, bisa dikaji secara ilmiah. Namun itu saya melihat berangkat awal mula dari para pendahulu kita melalui mitosnya. Karena rasa ingin tahu melahirkan pertanyaan sederhana, mengapa dan dari mana semua ini ada? Manusia adalah makhluk yang bertanya, namun manusia juga makhluk perlu penjelasan. Mitos adalah penjelasan atas berbagai kejadian atau gejala dunia. Karena mitos menjelaskan kemana manusia menuju, tidak dengan pesimisme, dengan cerita optimisme yang merubah paradigma.  

Perubahan seiring dengan pengetahuan manusia yang berkembang. Ketua Bagian Astronomi Institut Teknologi Bandung Dr. The Pik Sin mengatakan untuk meluruskan kabar yang mengaitkan gerhana matahari total dengan mitos sebagai pembawa kesusahan dan kegelapan, seperti bencana. Menurutnya lebih baik kita memusatkan pikiran dan tenaga kita untuk hal-hal yang lebih bermanfaat. Segala sesuatunya bisa dijelaskan secara ilmiah. Maka terkuaklah fenomena gerhana matahari. 

Gerhana matahari total terjadi apabila saat puncak gerhana, piringan matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari. Ukuran piringan Matahari dan piringan Bulan sendiri berubah-ubah tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari. Bulan nampak lebih besar, karena jarak pada bumi lebih dekat. Seluruh dunia sepertinya tak akan melewatkan fenomena dan momen ini. Indonesia tidak tinggal diam, jauh-jauh hari sebelumnya menawarkan daya tarik gerhana matahari Maret ini dengan kemasan wisata. Bengkulu  misalnya, menyambut kejadian langka ini dengan kalangan pegiat wisata di Bengkulu. Menyediakan paket wisata menikmati Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 yang diprediksi akan terlihat di langit daerah itu pada 9 Maret 2016. Selain Bengkulu Gerhana tersebut dikabarkan akan terjadi di beberapa wilayah dari Palembang (Sumatera Selatan), Bangka Belitung, Sampit (Kalimantan Tengah), Palangkaraya (Kalimantan Tengah), Balikpapan (Kalimantan Timur), Palu, Poso, Luwuk (Sulawesi Tengah), Ternate dan Halmahera (Maluku Utara). Gerhana matahari total (GMT) pada 9 Maret 2016 hanya akan terjadi di Indonesia. Dipastikan, fenomena alam langka itu akan menarik kedatangan wisatawan baik mancanegara atau pun lokal, khususnya di 12 wilayah di Indonesia yang akan dilintasi gerhana matahari total. Menteri Pariwisata Arief Yahya beberapa waktu lalu mengatakan, 9 Maret 2016 nanti kita akan mengalami fenomena menarik yaitu gerhana matahari total. 

Uniknya gerhana matahari total ini hanya terjadi di Indonesia, Fenomena alam yang menarik ini, kata Menteri Arief, akan digunakan untuk mempromosikan beragam wisata yang ada di Indonesia khususnya di wilayah terlintas gerhana matahari total. Karena gerhana matahari total ini juga hanya terjadi 300-an tahun sekali. Untuk kalangan saintis, gerhana matahari tidak lebih dari sekadar fenomena alam biasa. Peristiwa langka gerhana matahari total tentu menjadi daya tarik untuk dikaji secara ilmiah. Untuk penilitian ilmiah kabarnya mereka pergi ke jalur gerhana matahari total. 

Dari kota Bandung  para mahasiswa astronomi ITB datang ketempat – tempat itu. Para peneliti Observatorium Bocsscha juga tidak ketinggalan. Mereka memiliki agenda untuk pergi kesejumlah lokasi gerhana matahari total, untuk mengamati dan menikmati gerhana matahari total. Sebagian besar astronom atau kalangan yang sekedar menggemari benda-benda langit kabarnya juga berbondong-bondong tak ingin melewatkan momen langka ini. Baik dari dalam maupun luar negeri. Bagi saya yang tak ingin melewatkan kejadian langka ini, namun terkendala karena tidak terlalui gerhana matahari ini.

 Di Bandung akan diadakan pengamatan gerhana matahari ini secara massal, juga menghadirkan tayangan gerhana matahari total. Di lokasi tempat strategis dan luas. Di Observatorium Bosscha Lembang juga akan digelar nonton bareng (Nobar) gerhana matahari total melalui video streaming dari Poso dan Balikpapan. Selain disediakan perangkat untuk pengamatan, seperti teropong. Atau pilihan selanjutnya melalui tayangan televisi atau melalui streaming. Peristiwa langka Gerhana Matahari ini diprediksikan tidak akan berlangsung lama hanya hitungan sekian menit. Bahkan yang paling lama dilintasi oleh Gerhana Matahari Total yakni di Maba,  Halmahera Timur, Maluku Utara. 

Lama Gerhana Matahari Total di Maba yakni 3 menit 17 detik  Dan gerhana matahari total ini juga hanya terjadi 300-an tahun sekali. Sebuah momen yang rasanya jangan dilewatkan begitu saja. Gerhana matahari total 9 Maret 2016, sebuah momen langka dan juga sarat makna. Ketika matahari lazimnya bersinar ia bisa berubah menjadi gelap. Ini menandakan bahwa manusia harus siap mengalami perubahan kapan saja dan di mana saja. Seperti pada kekuasaan yang tak kan langgeng.  Kemudian dalam perjalanan kehidupannya, setiap manusia pasti mengalami halangan dan rintangan dalam mencapai tujuan hidup. Tetapi, setiap halangan dan rintangan pasti akan berlalu seiringan dengan proses berjalannya waktu. Hal itu tergambar dari kegelapan yang menghalangi cahaya matahari ke bumi yang secara berangsur-angsur mulai menghilang. 

Bumi pun kembali disinari matahari. Dan dengan fenomena gerhana matahari ini, kekuasaan Tuhan itu tidak akan pernah tertandingi oleh manusia. Peristiwa gerhana matahari adalah absolut di bawah kekuasaan Tuhan.  Selamat menikmati keindahan fenomena langka ini, indah untuk wisata dan ilmu pengetahuan.


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Mata Angin | Johny Template | Cumbri
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2015. Mata Angin - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template